APLIKASI TI UNTUK
SEJARAH
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKAS,INFORMASI DAN DAMPAKNYA
DisusunOleh:
KHAIRUL HIDAYAT
Nim:150501044
( Unit: 02 )
Dosen:
ISTHAFAN NAJMI M.SI
PROGRAM STUDI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY
2015/2016
Segala puji bagi
allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga dapat menyelesaikan
makalah ini. Tanpa pertolongann-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup
menyelesaikan dengan baik samapai saat ini. Shalawat dan salam semoga terlimpah
curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW yang mana beliau
telah membawa kita dari alam jahiliah kealam yang islamiah.
Makalah ini
merupakan salah satu tugas dalam mata kuliah Aplikasi TI untuk sejarah yang
berjudul Perkembangan teknologi informasi dan dampaknya dan berisikan tentang
pengertian,kegunaannya,fungsinya dan dampak positif dan negative sekaligus
solusi terhadap kehidupan kita sehari
hari dalam mengunakan teknologi informasi. Terima kasih kami sampaikan kepada
Dosen pengasuh Bapak Isthafan najmi M.SI,atas bimbingan beliau.terima kasih
bagi Muhammad fazli,Marhammah,Desi ulvia,Fitriani,Husna shalyanti dan lain lain
yang telah memberi sedikit saran dan
kritikan terhadap saya. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para
penulis dan pembaca.
Semoga makalah
ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca di bidang
teknologi dan informasi. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan
dalam kata maupun bahasa yang saya tulis. Dalam hal ini Penyusun membutuhkan kritik
dan saran dari pembaca yang membangun motivasi dalam bidang teknologi informasi.
Terima kasih.
Wassalam
Banda Aceh,3 Mei 2016
KHAIRUL
HIDAYAT
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................................................................... 2
DAFTAR ISI................................................................................................................................................................. 3
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................................................. 4
1.1 Latar belakang........................................................................................................................................................... 4
1.2 Tujuan dan manfaat.................................................................................................................................................... 4
1.3 Rumusan masalah...................................................................................................................................................... 4
1.4 Hipotesis................................................................................................................................................................. 5
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................................................................. 6
2.1 Pengertian teknologi komunikasi dan teknologi informasi................................................................................................. 6
2.2 Perkembangan teknologi informasi............................................................................................................................... 6
2.3 Teknologi komunikasi dalam bidang pendidikan............................................................................................................. 7
2.4 Dampak yang ditimbulkan dalam bidang pendidikan........................................................................................................ 8
BAB III TEORI TENTANG TI........................................................................................................................................ 10
3.1 Uses and Gratifications ............................................................................................................................................ 10
3.2 Social learning........................................................................................................................................................ 10
3.3 Agenda setting........................................................................................................................................................ 10
BAB IV PENUTUP...................................................................................................................................................... 11
4.1 Kesimpulan............................................................................................................................................................ 11
4.2 Kritik dan saran....................................................................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi sekarang ini telah banyak menunjukkan kemajuan
yang luar biasa. Banyak hal dari sektor kehidupan yang telah menggunakan
keberadaan dari teknologi itu sendiri. Kehadirannya telah memberikan dampak
yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dimensi.
Demikian halnya dengan teknologi komnukasi yang merupakan peralatan perangkat
keras dalam struktur organisasi yang mengandung nilai sosial yang memungkinkan
individu untuk mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi (menurut
Rogers,1986). Keadaan yang demikian, dimana sebuah teknologi yang mampu merubah
sesuatu yang belum tentu dapat dilakukan menjadi sebuah kenyataan. Misalnya,
kalau dahulu orang tidak dapat berbicara dengan orang lain yang berada di suatu
tempat yang berjarak jauh, maka setelah adanya telepon orang dapat berbicara
tanpa batas dan jarak waktu. Dari sinilah, semula dengan ditemukannya berbagai
perangkat elektronik lainnya. Hingga akhirnya teknologi ini berintegrasi satu
dengan lainnya. Teknologi komunikasi yang telah ada merupakan sebuah jawaban
dari adanya perkembangan zaman. Hal ini terjadi karena semakin berkembang maju
sebuah peradaban manusia maka teknologi pun akan terus mengalami perkembangan
untuk menyelaraskan pola peradaban manusia itu sendiri.
1.2 Tujuan
dan Manfaat
Tujuan umum penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui perkembangan
iptek di indonesia. Sedangkan tujuan khususnya :
1. Untuk mengetahui pengertian
Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi
2. Untuk mengetahui perkembangan
Teknologi Komunikasi
3. Untuk mengetahui perkembangan
Teknologi Komunikasi dalam bidang pendidikan
4. Untuk mengetahui dampak yang
ditimbulkan akibat dari pengaruh IPTEK dan mencari solusinya
1.3 Rumusan
Masalah
Dari latar belakang di atas maka penulis dapat menarik suatu
permasalahan sebagai berikut :1. Apa
pengertian Teknologi Komunikasi ?
2. Apa tujuan utama perkembangan
IPTEK ?
3. Apa saja manfaat positif dari
kemajuan IPTEK ?
4. Apa kemajuan dan manfaat IPTEK
?
5. Apa saja dampak negatif
perkembangan teknologi infirmasi ?
6. Bagaimanakan pengaruh positif
dan negatif IPTEK ?
1.4 Hipotesis
1.Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras dalam sebuah
struktur organisasi yang melindungi nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap
individu mengumpulkan, memproses, dan saling tukar menukar informasi dengan
individ-individu lainnya.
2.Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa
depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek
terutama teknologi informasi seperti internet sangat menunjang setiap orang
mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal maupun illegal dengan
menghalalkan segala cara karena ingin memperoleh keuntungan.
3.Dari kemajuan iptek dapat kita rasakan manfaat positifnya :
a. Pertumbuhan ekonomi yang
semakin tinggi
b.Terjadinya industralisasi
c.Produktifitas dunia industri
semakin meningkat
d.Persaingan dalam dunia kerja
sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang
dimiliki
e.Di bidang kedoktera dan kemajuan
ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran
4.Kemajuan dan manfaat iptek
a.Limbah ternak untuk
pupuk(kompos)
b. Sampah yang dimanfaatkan
menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan dan tenaga gerak
c.Dapat mendatangkan kemudahan hidup
d.Memperluas lapangan kerja
e.Meningkatkan produksi barang-barang kebutuhan masyarakat
5.Dampak negatif perkembangan teknologi komunikasi
a.Terjadinya pengangguran bagi
tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang
dibutuhkan
b.Adanya aksi tipu menipu dalam proses jual beli online
6.Pengaruh positif kemajuan iptek:
a.Meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat
b.Terpenuhinya kebutuhan hidup manusia
c.Berkembangnya pemikiran rasional
d.Adanya pola hidup serba praktis
d.Memudahkan dalam berinteraksi sosial dan berkomunikasi
7.Pengaruh negatif kemajuan iptek:
a. Adanya perubahan tata nilai kehidupan masyarakat
b.Adanya kesenjangan sosial
c.Rusaknya lingkungan alam
d.Adanya kekhawatiran terhadap senjata kimia dan nuklir
e. Meningkatnya kenaikan remaja dan kriminalitas
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN
TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Menurut Rogers, 1986. Teknologi merupakan peralatan perangkat keras
dalam struktur organisasi yang mengandung nilai sosial yang memungkinkan
individu untuk mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi. Dapat pula
dikatakan bahwa komunikasi adalah sebuah penemuan baru dalam aspek kehidupan
dimana setiap individu dapat menggunakan, mengakses, dan memberikan segala hal
informasi kepada orang lain secara universal. Sedangkan menurut Ely, 1982 yang
dimaksud dengan Teknologi Informasi adalah mencakup sistem-sistem komunikasi
seperti satelit siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga
rendah.
2.2 PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Saat ini, kebutuhan akan teknologi baik itu teknologi informasi
maupun teknologi komunikasi sangat tinggi dari mulai golongan menengah ke bawah
dan golongan menengah ke atas. Semua individu sangat membutuhkan teknologi
untuk mempercepat perkembangan atau meningkatkan pembangunan baik pembangunan
individu maupun kelompok. Perkembangan teknologi yang saat ini sangat cepat
adalah teknologi komuniksi, yang menghadirkan beragam pilihan bentuk toknologi
dan kecanggihannya. Perkembangan teknologi komunikasi itu sendiri sebenanya
sejalan dengan kehidupan serta keberadaan dari manusia itu sendiri. Ada empat
titik penentu yang utama dalam sejarah komunikasi.
Menurut Nordenstreng dan Varis (1973) adalah :
Perolehan (aquistion) bahasa yaitu pada saat yang sama dengan
lahirnya manusia.
Pengembangan seni tulisan berdampingan dengan komunikasi yang
berdasarkan pada bicara.
Reproduksi kata-kata tertulis dengan menggunakan alat pencetak,
sehingga memungkinkan terwujudnya komunikasi massa yang sebenarnya.
Munculnya komunikasi elektronik, mulai dari telegraf, telepon, radio,
televisi, sampai dengan satelit.
Sedangkan menurut Alvin Toffler, terdapat tiga peradaban dalam
perkembangan dari teknologi itu sendiri, yakni zaman pertanian, zaman industri
dan zaman informasi.
Sebelumnya sekedar menengok kembali bahwa sebenarnya teknologi
komunikasi itu sendiri telah muncul semenjak Zaman Pra-sejarah. Dimana pada
waktu itu orang sudah mampu menggunakan bentuk komunikasi. Akan tetapi
bentuknya masih sangat sederhana. Misalnya entuk-bentuk sebatas gerakan alat
tubuh, gambar-gambar sebagai bahasa, bunyi-bunyian dari tulang dan sebagainya.
Akan tetapi meskipun demikian, hal tersebut telah dianggap sebagai sebuh bentuk
komunikasi yang sesuai pada saat itu. Perkembangan selanjutnya telah sedikit
mengalami kemajuan yang selangkh lebih baik lagi, misalnya bentuk komunikasi
dalam huruf pictograf, Hieroglif oleh bangsa mesir kuno. Pada masa itu kedua
jenis huruf ini juga sering digunakan ketika raja memberikan peraturan semacam
tata tertib bagi masyarakatnya yang dipasang di tengah-tengah kota dimana
bentuknya seperti bangunan tugu, yang dikenal sebagai Undang-Undang berbentuk
tugu peringatan. Kemajuan dari teknologi komunikasi dirasakan lebih baik lagi
setelah ditemukannya kertas oleh bangsa Cina yang terbuat dari serat daun
papyrus. Perkembangan ini bahkan sampai sekarang ini masih digunakan dan sangat
dirasakan manfaatnya bagi umat manusia. Misalnya kertas digunakan dalam
mencetak koran atau surat kabat, majalah, buku, dan lain sebagainya.
Selanjutnya semakin berkembangnya pengetahuan manusia, maka teknologi
komunikasi semakin menjadi lebih baik. Berawal dengan ditemukannya mesin uap
oleh James Watt yang merupakan terbukanya masa revolusi industri, menimbulkan
berbagai dampak yang memicu munculnya teknologi-teknologi. Satu langkah yang
merupakan sungguh luar biasa, dimana penemuan satu hal menyebabkan munculnya
berbagai hal lain. Penemuan telepon yang ditemukan pada tahun 1876, merupakan
perkembangan teknologi komunikasi dengan menggunakan penerapan konsep analog.
Hal tersebut berlangsung sampai sekitar tahun 1960-an. Dan setelah itu baru
mengarah pada konsep digital. Kemudian perkembangan selanjutnya yakni
ditemukannya vaksimile yang merupakan pemanfaatan komunikadi dengan memberikan
data yang mampu dilewatkan melalui media telepon. Demikian halnya dengan
perkembangan komputer. Komputer pertama yang diperkenalkan adalah ENIAC II.
Digunakan pada tahun 1946, setelah perang dunia II. Komputer ini merupakan
sebuah rangkain elektronika lampung tabung yang mempunyai berat sebesar 20 ton.
Dengan adanya komputer inilah awal dari teknologi komunikasi dalam konteks
digital kemudian berkembang dengan pesat. Era digital itu sendiri terjadi
setelah satelit ditemukan dan di aktifkan. Berbagai macam penemuan yang telah
ada sedikit banyak mengubah corak kehidupan dari masyarakat itu sendiri.
2.3 TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM
BIDANG PENDIDIKAN
Dari sekian banyak penemuan-penemuan baru yang ternyata sangat
memberikan dampak luas bagi sebuah peradaan umat manusia di dalam berbagai
cakupan bidang kehidupan, salah satunya bidang pendidikan. Perkembangan
teknologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan, menurut Rosenberg (2001),
dengan perkembangannya ini ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran, yaitu
:
1.Dari pelatihan ke penampilan,
2.Dari ruang kelas ke tempat
dimana dan kapan saja,
3.Dari kertas ke “online” atau
saluran,
4.Fasilitas fisik ke fasilitas
jaringan kerja,
5.Dari waktu siklus ke waktu
nyata.
Mengenai asumsi di atas bahwa pergeseran proses pembelajaran yang
mengalami perubahan dari kertas “online” ini untuk saat ini telah dapat
dirasakan maupun dilihat keberadaannya ketika sebuah istansi pendidikan
menerapkan sistem komputerisasi. Banyak hal serta manfaat dari keberadaannya
itu. Semisal ketika segala kegiatan yang berbasis pendidikan dapat diakses
secara mudah lewat sebuah jaringan komputer ataupun jaringan internet yang
tentunya hal tersebut berkat adanya satelit yang dioperasikan, maka siswa,
guru, dosen ataupun seluruh warga dalam lingkup pendidikan tersebut mampu
memperoleh segala informasi yang ingin di dapatkan. Misalnya yang paling
mutakkir adalah berkembangnya “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu
proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Istilah
lain yang populer saat ini adalah e-learning yaitu sebuah modal pembelajaran
dengan menggunakan media teknologi komunikasi (internet). Menurut
Rosenberg(2001); 28, e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet
dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas dengan landasan berdasarkan
tiga kriteria yaitu :
E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui,
menyimpan, distribusi dan membagi materi atau informasi,
Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan
menggunakan teknologi internet yang standar,
Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran
dibalik paradigma pembelajaran tradisional.
Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model
pembelajaran yang berbasis TIK seperti : CBT (Computer Baset Training), CBI
(Computer Baset Introduction), distance learning, distnte education.
2.4 DAMPAK YANG DITIMBULKAN DALAM
BIDANG PENDIDIKAN
Di dalam sebuah perkembangan dari adanya teknologi (dalam hal ini
teknologi komunikasi) tentunya banyak yang mempengaruhi maupun yang dipengaruhi
. satu hal dari adanya teknologi komunikasi adalah mengenai dampak yang
ditimbulkan. Ketika di sini membahas mengenai teknologi komunikasi dalam bidang
pendidikan, maka akan di paparkan mengenai dampak yang ditimbulkan baik dampak
positif maupun negatif.
Uraiannya adalah sebagai berikut :
1.Dampak Positif
a.Pembelajaran jarak jauh dengan
kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemkan siswa dengan
guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet.
b.Munculnya media massa,
khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan menjadikan
guru bukanlah satu-satunya ilmu pengetahuan.
c.Munculnya metode-metode
pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses
pembelajaran.
d.Kita akan lebih ceoat
mendapatkan infirmasiinformasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun
melalui internet.
e.Teknologi menawarkan media
audio fisual yang interaktif pada proses pembelajaran.
2.Dampak Negatif
a.Penyalahgunaan teknologi yang
lainnya adalah penetahuan untuk melakukan tinfak kriminal dan tidak di
benarkan.
b.Menurunnya motifasi dan
prestasi belajar serta berkurangnya jumlah jam belajar para remaja rela
membolos saat jam sekolah demi bermain game di warnet-warnet kesayangannya.
c.Kemerosotan moral dikalangan
masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
3.Solusi
a.Pendampingan pendidikan
teknologi dengan bimbingan moral yang seimbang, sehingga siswa mampu memilih
penggunaan teknologi yang bermanfaat.
b.Memberikan pengawasan dari
orang tua, sekolah dan pemerintah secara umum, dengan pembatasan akses
situs-situs yang tidak baik atau pemberian sanksi yang tegas.
c.Mendorong motifasi anak didik
ke arah pengembangan IPTEK dengan selalu menempatkan pendekatan nilai-nilai
islami menjadi sumber acuannya.
d.Menciptakan jalinan yang kuat
antara ajaran yang kuat dan iptek, serta hubungan yang akrab dengan para ilmuan
yang memegang otoritas iptek dalam bidang masing-masing.
e.Menanamkan sikap dan wawasan
yang luas terhadap kehidupan masa depan umat manusia melalui kemampuan
menginterpretasikan ajaran agama dari kehidupan manusia.
BAB III
TEORI
TENTANG TI
3.1
Uses and Gratifications
Dalam teori ini menjelaskan bahwa sekelompok orang atau dirinya sendiri telah dianggap aktif dan selekti dalam menggunakan media sebagai cara untuk memenuhi setiap kebutuhannya. Teori ini di paparkan oleh kemukakan oleh Elihu Katz, Jay G. Blumlerm dan Michael Gurevitch pada tahun 1974. Dalam teori ini memusatkan perhatian pada penggunaan (uses) media untuk kepuasan(Gratifications) atau kebutuhan seseorang. Dapat dikatakan pula bahwa setiap individu ataupun khalayak menjadi sebagai mahkluk sosial yang memiliki sifat selektif dalam menerima pesan yang ada dalam media massa.
Sehingga dapat di simpulkan sekelompok orang ataupun pengguna media tersebut yang menggunakan media sebagai cara untuk memenuhiu kebutuhannya dan menjadi aktif dalam setiap bagian dan proses komuikasi yang telah terjadi serta berorientasi pada setiap tujuan nyang digunakan saat menggunakan media tersebut.
3.2Social Learning
Teori ini sering disebut dengan teori observational learning. Maksudnya adalah belajar observational atau dengan pengamatan. Teori ini di kemukakan oleh Albert Bandura, beliau merupakan seorang psikolog pada Universitas Stanford Amerika Serikat. yang menjelaskan tentang belajar yang relatif masih baru dibandingkan denga teori-teori belajar yang lainnya. Bandura telah mengemukakan 3 asumsi, diantaranya :
1. Bahwa individu akan melakukan pembelajaran dan akan meniru apa yang ada dalam lingkungannya, khususnya perilaku-perilaku orang lain.
2. Terdapat hubungan yang sangat erat antara pelajar dengan lingkungannya, dan dalam pembelajaran tersebut terdapat 3 pihak didalamnya, yaitu : perilaku, -faktor pribadi dan ingkungan.
3. Hasil pembelajaran nya berupa kode perilaku visual dan verbal yang diwujudkan dalam perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
3.3Agenda Setting
Teori ini dikemukakan oleh McComb dan Reynolds pada tahun 2002. Di dalamnya Agenda Setting berperan mempengaruhi topik yang begitu dianggap penting dan berguna dalam agenda publik. Agenta setting ini merupakan gagasan bahwa sebuah media melalui berita yang disampaikan akan menentukan isu apa yang akan dianggap penting oleh publik. Konsep yang berhubungan dengan agenda setting ini adalah agenda publik. Lalu agenda media itu akan mempengaruhi agenda publik maupun agenda kebijakan. Tokoh pencetus teori ini meyakini bahwa media tidaklah memiliki pengaruh yang sama terhadap khalayak. Dan juga riset yang dilakukannya akan menunjukkan bahwa media memiliki dampak yang signifikan hanya pada mereka yang memiliki tingkat orientasi yang tinggi. Dan juga sangat berpengaruh yang menyangkut ketidakpastian posisi khalayak dalam isu yang tengah dibicarakan maupun dipermasalahkan.
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Teknologi komunikasi adalah sebuah penemuan baru dalam aspek
kehidupan dimana setiap individu dapat menggunakan, mengakses dan memberikan
segala hal informasi kepda orang lain secara universal, sedangkan teknologi
informasi mencakup sistem-sistem komunikasi seperti satelit siaran langsung,
kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah, komputer dan televisi.
Perkembangan teknologi itu kemudian berimbas pada dunia pendidikan
yaitu mempermudah dunia pendidikan dimana kini telah ada e-learning.
4.2 SARAN
Dari kesimpulan di atas maka penulis menyarankan agar solusi-solusi
yang diterapkan bisa dilaksanakan agar pada nantinya dapat meminimalisir dampak
negatif yang ditimbulkan. Sehingga Teknologi
informasi akan menjadi sangat bermanfaat
bagi kita semua tanpa harus mengorbankan salah satu pihak.
DAFTAR PUSTAKA
Rahayu Kususma Pratiwi.blogspot.com/2013/01/perkembangan iptek
dalam pendidikan.html
Darshenie.blogspot.com/2012/11/dampak perkembangan iptek di
indonesia.html
Http://anandacollectionupdate2015.blogspot.com
http://id.wikipedia.org/wiki/teknologi_informasi_komunikasi